BMKG: Gempa Terkini

Jumat, 04 Juni 2010

Instalasi Oscar Clustering di Ubuntu

Cluster computing dan Grid computing mungkin masih tergolong sesuatu yang baru bagi sebagian orang. Mungkin akan saya coba bahas sedikit perbedaan antara cluster dan grid computing. Cluster merupakan kumpulan dari beberapa computer otonom yang dihubungkan menjadi satu buah middleware (baik itu berbentuk hardware atau software) sehingga kelihatan menjadi sebuah system yang utuh. Jadi bahasa gaulnya apabila kita memakai clustering pada beberapa computer, maka beberapa computer yang kita lakukan clustering itu hanya terlihat jadi satu system di jaringan. Sedangkan grid computing adalah kumpulan-kumpulan proses yang dibagi menjadi ke beberapa computer yang sedang idle. Begitu lah sedikit gambaran secara umum apa itu cluster computing dan grid computing.

Pada artikel kali ini, saya akan coba sedikit membahas tentang proses clustering computing. Pada kali ini saya menggunakan tekhnik Oscar clustering V.6.0. apabila teman-teman membutuhkan software untuk melakukan Oscar clustering dapat mendownload pada website resmi Oscar clustering. http://www.openclustergroup.org/. sebelumnya mungkin teman-teman masih ragu, spesifikasi yang dibutuhin untuk instalasi Oscar clustering apa she? Mungkin kesempatan kali ini akan saya coba jelaskan tentang spesifikasi minimum untuk instalasi Oscar clustering. Spesifikasi requirement nya antara lain :

• CPU i586 atau lebih dari
• Sebuah Ethernet Card yang mendukung TCP / IP stack
• Apabila computer server yang anda install ingin dijadikan sebagai router, maka anda harus memiliki minimal 2 ethernet card.
• Setidaknya dibutuhkan 4 GB free hardisk dan 2 Gb untuk direktori di /var

Untuk prosedur penginstalan Oscar clustering berbeda-beda antara satu varian linux dengan varian linux lainnya. Pada kali ini saya akan menginstalkan Oscar clustering pada ubuntu berdasarkan system x86 (prosesor intel). Langkah pertama yang dijalankan adalah mengatur repository file linux. Untuk repository linuxnya, tambahkan link berikut ini pada file /etc/apt/source.list di system ada. http://bison.csm.ornl.gov/repos/debian-4-i386/etch/. Setelah itu, Langkah Kedua yang kita lakukan adalah menjalankan perintah aptitude update sebagai root. Setelah menjalankan step diatas, Langkah Ketiga yang kita lakukan adalah menginstalasi paket Oscar dengan perintah apt-get install oscar. Langkah Keempat yang kita lakukan adalah melakukan cek pada file /etc/oscar/oscar.conf apakah sudah ada dan terinstalasi dengan benar. Setelah file yang dibutuhkan sudah ada dan terinstalasi dengan benar, Langkah Kelima yang kita lakukan adalah menjalankan command Oscar-config –distro setup - -. Untuk contoh command instalasi pada debian/ubuntu, dapat mengetikkan command berikut ini “oscar-config - setup-distro debian-4-x86_64”.

Note : pastikan system ubuntu anda sudah terus up-to-date dengan mengetikkan command apt-get update ataupun dapat mengetikkan command yum update atau yum install Oscar

Konfigurasi Jaringan Ethernet Card..

Langkah Pertama
Kita harus memisahkan beberapa line command yang berada di file / etc / hosts:. Lain yang akan diubah itu antara lain line yang bertuliskan “127.0.0.1 localhost localhost yourhostname.yourdomain yourhostname” harus diubah sehingga menjadi
127.0.0.1 localhost localhost
192.168.0.1 yourhostname.yourdomain yourhostname

Langkah Kedua
Setelah mengatur konfigurasi pada name server kita (dengan catatan server yang kita install harus terlebih dahulu terinstall domain server nya), langkah selanjutnya adalah dengan mengatur konfigurasi ethernet card yang kita gunakan, mana yang digunakan untuk jaringan luar/jaringan public.

NEXT CHAPTER

Setelah selesai menginstalasi command yang diatas, langkah selanjutnya yang kita lakukan adalah dengan mengetikkan command
oscar-config --bootstrap
system-sanity
oscar-wizard install

setelah menjalankan command diatas, maka Oscar telah terinstal dan tampilan GUI Oscar itu sendiri adalah seperti tampilan di bawah ini



























Mungkin inilah sedikit artikel simple tentang prosedur instalasi Oscar clustering hingga dapat digunakan pada computer kita. Pada kesempatan berikutnya, saya akan membahas tentang managemen clustering system pada Oscar clustering ubuntu..
See you next article…
Bye..

Kamis, 25 Februari 2010

Apa sih Mikrotik Itu

MikroTik RouterOS™, merupakan sistem operasi Linux base yang diperuntukkan sebagai network router. Didesain untuk memberikan kemudahan bagi penggunanya. Administrasinya bisa dilakukan melalui Windows Application (WinBox). Selain itu instalasi dapat dilakukan pada Standard komputer PC (Personal Computer). PC yang akan dijadikan router mikrotik pun tidak memerlukan resource yang cukup besar untuk penggunaan standard, misalnya hanya sebagai gateway. Untuk keperluan beban yang besar (network yang kompleks, routing yang rumit) disarankan untuk mempertimbangkan pemilihan resource PC yang memadai.

MikroTik adalah sebuah perusahaan kecil berkantor pusat di Latvia, bersebelahan dengan Rusia. Pembentukannya diprakarsai oleh John Trully dan Arnis Riekstins. John Trully adalah seorang berkewarganegaraan Amerika yang berimigrasi ke Latvia. Di Latvia ia bejumpa dengan Arnis, Seorang darjana Fisika dan Mekanik sekitar tahun 1995. John dan Arnis mulai me-routing dunia pada tahun 1996 (misi MikroTik adalah merouting seluruh dunia). Mulai dengan sistem Linux dan MS-DOS yang dikombinasikan dengan teknologi Wireless-LAN (WLAN) Aeronet berkecepatan 2 Mbps di Moldova, negara tetangga Latvia, baru kemudian melayani lima pelanggannya di Latvia. Prinsip dasar mereka bukan membuat Wireless ISP (W-ISP), tetapi membuat program router yang handal dan dapat dijalankan diseluruh dunia. Latvia hanya merupakan tempat eksperimen John dan Arnis, karena saat ini mereka sudah membantu negara-negara lain termasuk Srilanka yang melayani sekitar 400 pengguna. Linux yang pertama kali digunakan adalah Kernel 2.2 yang dikembangkan secara bersama-sama denag bantuan 5-15 orang staff Research and Development (R&D) MikroTik yang sekarang menguasai dunia routing di negara-negara berkembang. Menurut Arnis, selain staf di lingkungan MikroTik, mereka juga merekrut tenega-tenaga lepas dan pihak ketiga yang dengan intensif mengembangkan MikroTik secara marathon.

Fitur-Fitur Mikrotik Antara Lain

1. Address List : Pengelompokan IP Address berdasarkan nama

2. Asynchronous : Mendukung serial PPP dial-in / dial-out, dengan otentikasi CHAP, PAP, MSCHAPv1 dan MSCHAPv2, Radius, dial on demand, modem pool hingga 128 ports.

3. Bonding : Mendukung dalam pengkombinasian beberapa antarmuka ethernet ke dalam 1 pipa pada koneksi cepat.

4. Bridge : Mendukung fungsi bridge spinning tree, multiple bridge interface, bridging firewalling.

5. Data Rate Management : QoS berbasis HTB dengan penggunaan burst, PCQ, RED, SFQ, FIFO queue, CIR, MIR, limit antar peer to peer

6. DHCP : Mendukung DHCP tiap antarmuka; DHCP Relay; DHCP Client, multiple network DHCP; static and dynamic DHCP leases.

7. Firewall dan NAT : Mendukung pemfilteran koneksi peer to peer, source NAT dan destination NAT. Mampu memfilter berdasarkan MAC, IP address, range port, protokol IP, pemilihan opsi protokol seperti ICMP, TCP Flags dan MSS.

8. Hotspot : Hotspot gateway dengan otentikasi RADIUS. Mendukung limit data rate, SSL ,HTTPS.

9. IPSec : Protokol AH dan ESP untuk IPSec; MODP Diffie-Hellmann groups 1, 2, 5; MD5 dan algoritma SHA1 hashing; algoritma enkirpsi menggunakan DES, 3DES, AES-128, AES-192, AES-256; Perfect Forwarding Secresy (PFS) MODP groups 1, 2,5

10. ISDN : mendukung ISDN dial-in/dial-out. Dengan otentikasi PAP, CHAP, MSCHAPv1 dan MSCHAPv2, Radius. Mendukung 128K bundle, Cisco HDLC, x751, x75ui, x75bui line protokol.

11. M3P : MikroTik Protokol Paket Packer untuk wireless links dan ethernet.

12. MNDP : MikroTik Discovery Neighbour Protokol, juga mendukung Cisco Discovery Protokol (CDP).

13. Monitoring / Accounting : Laporan Traffic IP, log, statistik graph yang dapat diakses melalui HTTP.

14. NTP : Network Time Protokol untuk server dan clients; sinkronisasi menggunakan system GPS.

15. Poin to Point Tunneling Protocol : PPTP, PPPoE dan L2TP Access Consentrator; protokol otentikasi menggunakan PAP, CHAP, MSCHAPv1, MSCHAPv2; otentikasi dan laporan Radius; enkripsi MPPE; kompresi untuk PPoE; limit data rate.

16. Proxy : Cache untuk FTP dan HTTP proxy server, HTTPS proxy; transparent proxy untuk DNS dan HTTP; mendukung protokol SOCKS; mendukung parent proxy; static DNS.

17. Routing : Routing statik dan dinamik; RIP v1/v2, OSPF v2, BGP v4.

18. SDSL : Mendukung Single Line DSL; mode pemutusan jalur koneksi dan jaringan.

19. Simple Tunnel : Tunnel IPIP dan EoIP (Ethernet over IP).

20. SNMP : Simple Network Monitoring Protocol mode akses read-only.

21. Synchronous : V.35, V.24, E1/T1, X21, DS3 (T3) media ttypes; sync-PPP, Cisco HDLC; Frame Relay line protokol; ANSI-617d (ANDI atau annex D) dan Q933a (CCITT atau annex A); Frame Relay jenis LMI.

22. Tool : Ping, Traceroute; bandwidth test; ping flood; telnet; SSH; packet sniffer; Dinamik DNS update.

23. UPnP : Mendukung antarmuka Universal Plug and Play.

24. VLAN : Mendukung Virtual LAN IEEE 802.1q untuk jaringan ethernet dan wireless; multiple VLAN; VLAN bridging.

25. VoIP : Mendukung aplikasi voice over IP.

26. VRRP : Mendukung Virtual Router Redudant Protocol.

27. WinBox : Aplikasi mode GUI untuk meremote dan mengkonfigurasi MikroTik RouterOS.

Selasa, 28 Juli 2009

Basic Tutorial Linux

For everybody What I want more in linux mempeajari ranging from the history of linux, linux file system, permissions linux, installation linux, linux basic command and direct segalnya please download aja deh here, ngak have a lot of ane omongin,, please download everybody.
Download All Tutorial Linux

Kamis, 19 Maret 2009

SEJARAH SINGKAT TENTANG UNIX

Unix adalah nama sebauh system operasi yang asal mulanya dikembangkangkan
pada laboratorium Bell, AT dan T. Untuk lebih mendalami apakah UNIX, perlu diketahui
untuk system operasi terlebih dahulu. Apakah system operasi ? Sistem operasi adalah
sebuah perangkat lunak computer yang mengatur dan mengembalikan operasi dasar
system computer. UNIX terdiri atas sejumlah program (dapat instruksi untuk
memperoleh hasil tertentu0. Yang dirancang untuk mengontrol interaksi antara fungsi –
fungsi tugas dari system operasi, diantaranya :
1. Melakukan fungsi manajemen system berkas
2. Mengendalikan berbagai sumber pada system, seperti disk dan printer.
3. Mengantar sejumlah pemakai yang menggunakan system bersamaan
4. Membentuk penjadwalan proses didalam system.
A. PORTABILITAS
Sistem UNIX mudah diadaptasikan ke system computer yang lain. Sifat portabilitas ini
membawa UNIX dapat mudah dipakai, pada berbagai jenis computer. Kini Linux telah
menyebar pada berbagai jenis system. Dari Notebook, Personal Computer (PC), hingga
Mainframe perusahaan. Komputer besar seperti IBM Sun Micro System juga
mengeluarkan computer yang berbasis UNIX.
Bagi pemakai, hal seperti ini sangatlah menguntungkan. Mengapa demikian ? sebab
portabilitas berarti ketidak bergantungan pada suatu perangkat keras. Ini berarti pemakai
tidak perlu terpaku pada satu vendor saja. Untuk beralih dari suatu system UNIX ke
MULTI USER
UNIX
SISTEM BERKAS
HIERARKIES
MULTI TASKING
PORTABILITAS
DUKUNGAN
UTILITAS
LAIN - LAIN
system UNIX lainnya. Dapat dilakukan dengan mudah, hal ini tidak hanya terbatas pada
sistemnya saja, melainkan juga pada aplikasinya.
Program aplikasi yang berjalan pada suatu system UNIX. Dapat dipindahkan ke system
UNIX lainnya, dengan jalan mentransfer program dan kemudian melakukan kompilasi
lagi pada system UNIX yang baru. Bahkan beberapa aplikasi bersifat kompatibel dalam
bentuk obyek, sehingga tidak diperlukan proses kompilasi.
B. MULTI USER
Multiuser berarti sejumlah orang (pemakai) dapat menggunakan system secara
bersamaan dan berbagai sumber. UNIX mendukung keperluan seperti ini, yaitu
keuntungan dengan adanya sifat MULTI USER :
a. Penhematan perangkat keras, sebab perangkat keras dapat dipakai oleh orang
banyak.
b. Data dapat diakses oleh orang banyak secara serentak.
Ini berarti tidak ada penduplikasi data. Selain itu konsistensi data lebih terjamin.
C. MULTI TASKING
Seorang pemakai dapat melakukan beberapa pekerjaan dalam waktu yang bersamaan dari
sebuah terminal. Pekerjaan – pekerjaan yang tidak memerlukan interaksi dari pemakai.
Bisa dilaksanakan dilator belakang. Pemrosesan ini memungkinkan saat suatu pekerjaan
sedang dilaksanakan oleh system, pemakai dapat melakukan tugas-tugas yang lain.
D. SHELL UNIX
Shell UNIX menjadi jembatan antara pemakai dan system. Ia bertindak sebagai
penerjemah perintah yang sangat bermanfaat bagi pemakai kemampuan, Shell mencakup
dua hal, yaitu :
 Modus Interaktif dan
 Modus Pemrograman
Pada mode interaktif, pemakai dapat memberikan perintah dan kemudian shell akan
mengerjhakan perintah yang diberikan. Hal ini dapat diulang-ulang sebab begitu shell
telah selesai menjalankan perintah, shell akan menunnggu pemakai memberikan perintah
kembali.
Pada modus pemrograman, pemakai dapat menyusun suatu program yang sejumlah
perintah yang biasa disebut skrip shell. Selanjutnya, shell akan mengerjakan perintah –
perintah tersebut secara berurutan. Hal seperti ini sangat bermanfaaat untuk menangani
pekerjaan yang bersifat rutin. Pada modus ini pemakaian dapat membuat suatu prototype.
Suatu kegiatan tanpa harus menggunakan bahasa pemrograman seperti C. Baik pada
mode interaktif maupun pemrograman. Pemakai dapat dengan mudah mengarahkan
keluar –keluaran perintah yang normalnya kelayar menjadi ke suatu berkas. Bahkan
pemakai dapat jhuga mengatur agar hasil suatu perintah menjadi masukan bagi perintah
yang lain.
E. UTILITAS
Sistem Operasi UNIX atas sejumlah program yang antara lain berupa utilitas-utilitas yang
tersedia pada UNIX mempunyai tugas yang bermacam-macam, antara lain berhubungan
dengan :
Manajemen berkas
Penyunting berkas
Pendukung Komunikasi
Pendukung pengembangan perangkat lunak
Dengan mengkombinasikan utilitas. Untuk yang ada, pemakai dapat membuat program
baru untuk melaksanakn tugas seperti yang diharapkan hal ini dapat dilakukan dengan
cepat dan mudah.
F. Masyarakat UNIX
Kalau semua pemakaian UNIX terbatas pada keinginan tertentu terutama lingkungan
Universitas, kjini UNIX juga banyak dipakai untuk menangani aplikasi bisnis. UNIX
juga seringkali banyak digunakan untuk memecahkan persoalan yang kompleks pada
permasalahan statistic dan engineering.
Saat ini banyak perkumpulan pemakai dan engineering. UNIX yang bertebaran diinternet.
I Indonesia, para pengguna Linux mempunyai kelompok tersendrir, selain itu juga
muncul majalah yaitu infolinux, perkembangan UNIX juga tidak lepas dengan lembaga –
lembaga atau organisasi yang melakukan standarisasi, antara lain :
ANSI (American National Standards Institute)
Mempunyai peranan dalam dunia UNIX. Institusi ini meyediakan standar
pemrograman C yang dibentuk melalui komite ANSI XJ311
X/OPEN
X/OPEN merupakan konsorsium International Non Provit dari sejumlah pabrik
computer, seperti Bull, ICL, Olivetti, Nixdorf, Philips dan Siemens. Didirikan
pada tahun 1984, selain perusahaan computer Eropa, pabrik computer Amerika
seperti DEC,HP dan Unlsys serta AT DAN T jhuga menjadi anggotanya, tujuan
dari kelompok yang sangat berpengaruh dibenua Eropa ini adalah mendefinisikan
lingkungan untuk mendukung portabilitas perangkat lunak
Spesifikasi system terbuka yang dikeluarkan oleh organisasi ini adalah XPG (X/OPEN
Portability Guide).
ISO (International Standards Organization)
Ikut mengembangkan beberapa standard, terutama dalam lingkup komunikasi
computer.
X-Consorfium
Konsorsium ini membuat pedoman antarmuka yang berdasarkan teknologi XWINDOWS.
AT & T
AT & T mengeluarkan standar system V yang disebut SUID. Standar ini
menyebutkan fasilitas-fasilitas pada UNIX yang dijamin tidak bakal berubah pada
rilis –rilis mendatang.l

;;